Home Tentang Kami
Tentang Kami PDF Print E-mail
Logo'ne [Kere]PADA mulanya iseng saja, beberapa chatter yang sering nongkrong di chatt room Indonesia 5 Yahoo Messenger berakrab-akrab ria dengan canda tawa. Lama-kelamaan, dari kebiasaan itu lahirlah sebuah keakraban antar sahabat yang menjurus pada persaudaraan. Mereka itu adalah Gadiswaru, Danoel, Reza, Doni, Adit, dan Agus yang akhirnya membentuk Komunitas Kere pada pertengahan tahun 2002. Di sini, kata 'kere' bukanlah arti sebenarnya, melainkan diambil secara spontanitas saja. Namun 'kere' juga bisa diartikan sebagai orang tak mampu. Karena salah satu agenda berkumpul setiap tahun adalah menyantuni orang tak mampu.

Seperti komunitas pada umumnya, komunitas [Kere] mempunyai sejumlah anggota yang terdiri dari chatter yg tinggal di Indonesia maupun di luar negeri. Namun uniknya, komunitas ini hampir seluruh anggotanya dengan suka rela menggunakan ID yang berunsur 'kere' atau menggunakan nickname dengan klan "[Kere] nickname". Sebut saja [Kere] Manja, adalah salah satu contoh nickname yang dipakai oleh salah satu anggota.

Jika nickname [Kere] sudah mulai memasuki chatt room, para [Kere] selalu saja menjadi perbincangan karena anggotanya dikenal memiliki kecerdasan intelektual, dan rasa humor tinggi. Maka tak mengherankan, sejak awal pendiriannya hingga sekarang, Indonesia 5 selalu penuh sesak baik oleh anggota [Kere] maupun chatter lain yg sengaja ingin berbagi kebahagiaan. Rasa iri dan cemburu dari komunitas lain atas kekompakan komunitas [Kere] memang kadang terjadi. Namun kita selalu menanggapi secara positif, bahwa keberadaan [Kere] di Indonesia 5 pantas dibanggakan.

Tokoh sentral dalam komunitas ini adalah Mbak Gadis (gadiswaru) sebagai salah satu pendiri. Di sela kesibukannya sebagai sebagai ibu rumah tangga dan karyawan sebuah perusahaan di Swiss ia masih punya waktu pulang ke Indonesia setiap tahun untuk sekadar ngopeni komunitas ini. Kepeduliannya kepada komunitas [Kere] tidak dapat dipandang dengan sebelah mata. Meski ia lebih sering menjadi penyandang utama setiap gathering, namun tidak serta-merta otoriter. Semua ide dan gagasan dari anggota ditampung, kemudian dikembalikan lagi untuk dibahas bersama bagaimana baiknya. Ia amat jeli memberdayakan potensi yang ada dalam komunitas [Kere]. Tim kreatif website [Kere] yang terdiri dari alm Danoel (desain dan webmaster), Tatunk (desain), dan Gus Nug (desain dan webmaster) selalu diberi kebebasan mengekspresikan kreatifitasnya setiap edisi.
Website pertama dibuat pada awal 2003 yang beralamat di www.kere.org. Website ini pula yang akhirnya menarik perhatian seorang wartawan Jawa Pos untuk menurunkan laporan sebanyak dua seri yang dimuat pada halaman satu. Laporan tersebut dapat Anda baca pada tulisan berjudul KERE di Jawa Pos #1 dan KERE di Jawa Pos #2.

Tahun 2006 adalah tahun duka bagi komunitas [Kere]. Salah satu rekan, Nurul Dani Siregar (Danoel), telah berpulang ke pangkuan Yang Maha Pengasih dalam suatu peristiwa kecelakaan lalu-lintas di Yogyakarta, pada 27 Juni 2006. Kami semua yang ditingalkan amat berduka dan kehilangan. Bagaimana pun, Danoel adalah sahabat kami yang pernah mengisi hari-hari di chatt room dengan canda-tawanya yang nakal, namun cerdas. Meski sebagian kami ada yang belum lama mengenal Danoel, tapi dari selintas persahabatan dengannya, menumbuhkan kenangan manis tak terlupakan.

Tujuan diperbaharuinya website kere dengan tampilan dan alamat baru ini adalah untuk mengenang masa-masa indah bersama Danoel (baka_bounty). Danoel, maafkan atas segala khilaf dan salah kami, semoga engkau damai selamanya, amin.
 
 

Album Kere

Who's Online

Kami Memiliki 8 Tamu online

Online Members

None

Login

Browser Compatible

Browser Compatible
Disarankan tidak menggunakan
Internet Explorer V6
Firefox 3

What's New?

From 09-01-2010 until 09-10-2010 we have
0 new artiles
0 modified articles
0 new weblinks.

Testimonials

Addictive, Ancur-ancuran tapi beraturan, bergantung bukan untuk menjadi ketergantungan...